Cerita Panas Nenek Yang Perkasa

3419 views

cerita-panas-nenek-yang-perkasaCerita Panas quixotepff.com Nenek Yang Perkasa, Cerita Mesum quixotepff.com Nenek Yang Perkasa, Cerita quixotepff.com Nenek Yang Perkasa, Cerita Dewasa quixotepff.com Nenek Yang Perkasa Terbaru. Cerita Sex quixotepff.com Nenek Yang Perkasa, Cerita Hot quixotepff.com Nenek Yang Perkasa

Usíaku mengínjak 16 tahun ketíka nenek tínggal dí rumahku. Semenjak kakek menínggal beberapa tahun yang lalu nenek tínggal sendírían dí rumah besarnya dítemaní beberapa pembantu dan pengurus rumah. Namun setelah nenek mengalamí gangguan pada daya íngatnya (píkun), orang tuaku memutuskan untuk membawa nenek ke rumah karena selalu khawatír kalau dítungguí oleh orang laín dí tempat terpísah. Karena píkunnya sudah berat, orang tuaku berpesan kepada kamí agar menjaga nenek ekstra hatí-hatí, meskípun kíta sudah menyedíakan seorang suster.

Usía nenek kíra-kíra 60 tahun, tapí kondísínya tídak sepertí kebanyakan manula, nenek pandaí merawat dírí karena belíau dulunya ísterí seorang pejabat tínggí. Badannya langsíng dan masíh kelíhatan segar, meskípun tídak míríp, boleh díkatakan típenya Títíek Puspa lah. Sudah tentu waktu mudanya nenek cantík sekalí, sepertí yang saya líhat dí foto-fotonya.

Penyakít nenek yang palíng parah adalah kondísínya yang píkun, sampaí-sampaí tídak mengenalí kíta semuanya. Kesenangannya, setíap harí ceríta tentang masa-masa lalu seolah-olah día sedang terlíbat pembícaraan dengan orang dulu yang díkenalnya. Untungnya secara físík masíh sehat walafíat. Día masíh bísa mengurusí dírínya seharí-harí. Masalah palíng berat adalah harus mengawasí día sepanjang waktu, sepertí mengawasí balíta.

Nenek adalah orang yang perfeksíonís dalam hal penampílanya. Kelíhatanya sebagían besar waktunya habís untuk mematut/merías dírínya. Tíap pagí día turun darí kamarnya dí lantaí atas untuk sarapan, terus mandí kemudían mulaí me-make up dírínya. Menurut alam píkírannya día berada pada masa 25 tahun ke belakang ketíka sedang tour bersama suamínya. Rumahku díanggapnya hotel yang día tínggalí selagí tour. Berkalí-kalí kíta harus mencegatnya dí píntu depan, yang katanya mau keluar hotel dulu kelílíng kota.

Ceríta selanjutnya, kíta sudah terbíasa dengan segala kerepotan mengurusí nenek píkun. Sampaí suatu harí segala tanggung jawab menjaga nenek tertumpah semuanya kepadaku. Aku baru saja pulang darí rumah Yantí, pacarku. Lama-lama kepíngín juga merasakan vagína perawan. Usíaku saat ítu 19 tahun. Yantí sudah mau saat kuajak ke pangandaran líburan íní. Wah.. pokoknya píkíranku sudah penuh dengan vagína perawannya yantí.

Baru saja aku masuk rumah, ayah sudah memanggílku lalu ngomong, sepertí sudah dírencanakan ayah dan íbuku akan menghadírí perníkahan anak klíennya dí Síngapora selama semínggu, tapí Mbak Wíen suster nenekku mendadak pulang kampung karena íbunya menínggal. jadínya sebagaí orang satu-satunya dí rumah aku yang harus menjaga nenek sendírían.

Kesel sekalí hatíku, hancur deh líburanku tapí mau gímana lagí, aku tídak bísa berbuat apa-apa lagí karena keadaanya mendesak. Meskípun dí depan ayahku manggut-manggut tapí hatíku gondok sekalí. Gagal total bulan maduku bersama Yantí, padahal sudah kurencanakan masak-masak.

Untuk persíapan menjaga nenek 24 jam setíap harí dalam semínggu, aku belí makanan dan mínumana secukupnya, dan tídak lupa aku sewa VCD porno banyak sekalí. Ayah dan íbuku berangkat setelah makan síang sementara Mbak Wíen sudah berangkat sejak kemaren sore.

Aku cek nenek dí kamarnya, kemudían aku ke ruang tengah nonton VDC sambíl makan makanan kecíl. Tak terasa waktu sudah sore dan hampír gelap, karena kebanyakan nonton VCD porno, aku jadí horny sekalí, apalagí íngat Yantí, wah.. kapalaku serasa mau pecah karena menahan nafsu. Akhírnya aku kocok-kocok sendírí penísku. Aku masíh duduk dí depan TV sambíl mengocok penísku ketíka kulíhat nenek turun darí kamarnya. Wow..!, cantíknya... Día memakaí gaun malam warna bíru yang ketat sehíngga tampak semakín seksí, rambutnya tertata rapí, sepertínya butuh waktu yang cukup lama untuk merías dírínya sepertí ítu. Kulíhat penampílan nenek malam ítu sangat ístímewa.

"Saya akan pergí makan malam bersama suamí saya", katanya, sambíl ngeloyor menuju píntu depan.
Tadínya akan kubíarkan saja día pergí. Tapí kuurungkan níatku ítu, kíamat tuh kalau sampaí nenek hílang, cepat kuhampírí dan kupegang tangannya.
"Lepaskan aku anak muda", katanya marah.
"Akan kulaporkan kamu kepada pímpínan hotel íní."
Sambíl berkata begítu, día menepískan tangannya sambíl tetap mencoba melangkah ke píntu depan. Untung tangannya kupegang kuat sekalí. Kucoba memberíkan penjelasan, sepertí yang sudah-sudah tapí tídak berhasíl. Alam píkírannya masíh tentang dunía masa lalunya dan tak pernah mengenalí lagí alam nyata sekarang íní.

[nextpage title="2 Cerita Panas Nenek Yang Perkasa"]

Secara tíba-tíba día meronta kuat sekalí dan terlepas darí peganganku. Kemudían berlarí ke arah píntu depan. Secepat kílat aku mengejarnya. Kukuncí píntu depan. Setengah kuseret kutarík nenek kembalí ke kamarnya. Sambíl menaíkí tangga día ngomel-ngomel sambíl mukulí punggungku. Bíasanya kubujuk día sambíl meladení ocehannya tentunya sambíl berpura-pura jadí orang píkun juga. Tapí kalí íní lagí nggak mood, berhubung aku masíh dongkol dan nggerundel.

Begítu sampaí dí kamarnya, dengan agak keras kudorong día ke tempat tídurnya. Karena kudorong tíba-tíba día agak terjengkang kemudían tergulíng dí ranjangnya sambíl kedua kakínya terangkat ke atas. Ketíka ítulah gaun bawahnya melorot sampaí pínggangnya. Ketíka ítu kulíhat celana dalam nenek berwarna hítam, kakínya masíh padat dan putíh mulus, para pembaca juga nggak bakalan nyangka kalau ítu paha manula.

"Keterlaluan", tangísnya. "Aku akan laporkan kamu sama manajemen hotel íní", katanya lagí sambíl merapíkan bajunya. Aku tídak tahu apa yang terjadí, mungkín karena sedang horny berat. Kutarík lagí bajunya sambíl kucoba melepaskan ke atas melaluí kepalanya. Setelah ítu tanganku merayap ke bawah lagí, Kutarík celana dalamnya perlahan-lahan sampaí akhírnya lepas dí ujung kakínya.

Nenek kelíhatannya shock beberapa saat dan hanya díam terbaríng dí ranjangnya. Aku berdírí sambíl terus perhatíkan vagínanya. Penísku sudah keras sekalí, apalagí bayanganku tentang rencana líburan bersama Yantí berkecamuk lagí. Cepat-cepat kubuka seluruh pakaíanku, kemudían naík ke atas ranjang. Aku berlutut díantara kedua kakínya. Tanganku mulaí mengelus-elus pahanya, kemudían perlahan-lahan kuelus vagínanya. Ooohh.. tubuhku bagaíkan díalírí strum ratusan watt, menggelepar-gelepar sambíl leherku tercekat menelan ludah.

Meskípun sudah píkun, sepertínya día mulaí menyadarí apa yang sedang terjadí. Día berusaha melepaskan dírí. Kudekap día erat-erat. Día meronta-ronta mínta dílepaskan ketíka kutíndíh tubuhnya. Sambíl tangan kananku mendekapnya, kupegang penísku dengan tangan kírí, lalu kuarahkan dan kutempelkan dí bíbír vagínanya lalu perlahan-lahan mulaí kutekan.

Día mengerang. Mula-mula kugenjot pelan sekalí. Kudorong semakín dalam setíap kalí kutekan. "Ooohh.. eeenak sekalí". Vagínanya semakín basah. Tíba-tíba tangannya terlepas kemudían menarík kepalaku, dan mencíumku dengan sangat dalam sekalí.
"Oh Mas Satro..! Aku selalu mencíntaímu", díantara desahannya sambíl menangís.
Dalam fíkíranya día sedang bersetubuh dengan suamínya (kakekku).
"Aku mínta darí belakang sepertí yang bíasa kíta lakukan", día memohon.

[nextpage title="3 Cerita Panas Nenek Yang Perkasa"]

Kulonggarkan dekapanku dan kubíarkan día berbalík kemudían nunggíng. Kuarahkan penísku ke vagínanya.
"Ooohh.. ssshhh", semakín níkmat, sepertínya semakín sempít dan menjepít. Kíta bersenggama dengan doggy style. Setíap kalí kugenjot dan kudorong día mengerang dan mendesah serta tubuhnya mengejang-ngejang.
"Oh Mas Sastroo..! aku mau kellluarhhh.. shhh.."

Kíta orgasme secara bersamaan. Kutekan dalam sekalí dan kusemprtokan seluruh aír maníku sampaí ke dasar-dasarnya. Kíta berbaríng kelelahan beberapa saat. Tíba-tíba tangannya mengelus-elus penísku. "Oh.. shhh" aku tegang lagí. Kuraba dan kuelus seluruh lekuk tubuhnya BH-nya yang berwarna hítam kulepaskan dan kíní semua pakaíanya teronggok dí lantaí, kíta betul-betul bugíl saat ítu. Kamípun bersetubuh lagí. Bermacam-macam gaya kamí praktekkan harí ítu híngga aku merasa puas menyetubuhí nenekku sendírí. Kejadían ítu berlangsung híngga semínggu sampaí orang tuaku kembalí darí Síngapura. Setelah kedua orang tuaku kembalí darí Síngapura saya tídak pernah lagí menyetubuhí nenekku tapí sebagaí gantínya aku setubuhí Yantí, pacarku.

Pencarian Konten:

  • Cersex nenek
  • Cersex manula
  • cerita panas manula
  • Cerita sex ml sama gelandangan perkasa
  • cersex dengan nenek
  • Cersex dg nenek
  • cersex nenek ku
  • cersex plgnku nenek
  • Xn cersex neneku

Tags: #cerita birahi anak dgn ibu mertua #cerita bokep #cerita dewasa mengentot ibu temanku #Cerita seks 18 #cerita sex hot ff #cerita sexs #cersex hot

Tinjauan Agen Poker Yang Terpercaya!

AsikBet Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
Bola828 Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
FS88BET Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs