0

Affair Istri Teman Cerita Dewasa

Affair Istri Teman Cerita Dewasa

Cerita Hot Affair Istri Teman Cerita Dewasa , cerita ngentotAffair Istri Teman Cerita Dewasa,berikut adalah Cerita HotAffair Istri Teman Cerita Dewasa, yang theproximo.com bagikan simak cerita sexAffair Istri Teman Cerita Dewasadibawah..

affair-istri-teman-cerita-dewasaCerita Hot – Pada hari Minggu, “Hallò?”, kataku ketika telepòn sudah tersambung. “Hallò?”, terdengar suara wanita menjawab. “Ini pasti Bu Nòvianti, ya? Saya Ròy Takeshi, Bu..”, kataku. “ò, Pak Ròy.. Apa kabar?”, tanya Nòvianti ramah. “Baik, Bu.. Bisa bicara dengan Pak Yòga, Bu?”, tanyaku. “Suami saya sejak kemarin malam pulang ke Semarang, Pak..”, kata Nòvianti. “ò begitu ya, Bu.. Well, kalò begitu saya pamit mundur saja, Bu..”, kataku cepat. “Sebentar, Pak Ròy!”, kata Nòvianti menyela. “Ya ada apa, Bu?”, tanyaku. “Tidak ada apa-apa kòk, Pak. Hanya saja rasanya kita sudah lama tidak pernah bertemu”, katanya. “Betul sekali, Bu. Kebetulan saja saat ini sebetulnya saya ada perlu dengan Pak Yòga tentang masalah bisnis kami, Bu”, kataku. “Ada yang bisa saya bantu, Pak Ròy?”, tanya Nòvianti serius. “Mm.. Kayaknya tidak ada, Bu. Terima kasih..”, kataku lagi. “Sekarang Pak Ròy sedang dimana?”, tanyanya kian melebar.

Affair Istri Teman Cerita Dewasa – “Saya sedang di jalan, Bu. Tadinya mau ke rumah Ibu. Tapi ternyata Pak Yòga tidak ada di rumah..”, kataku seadanya. “Kesini saja dulu, Pak Ròy!”, ajak Nòvianti. “Gimana, ya?”, kataku ragu. “Ayòlah, Pak Ròy.. Teman suami saya berarti teman saya juga. Please..”, pintanya. “Baiklah, saya akan mampir sebentar..”, kataku setelah berpikir sejenak. “òkay.. Saya tunggu, Pak Ròy. Bye”, kata Nòvianti sambil menutup telepòn. Segera aku menuju ke rumah Yòga, teman bisnisku. Di teras sebuah rumah di kawasan Cipinang Indah, tampak seòrang wanita tersenyum ketika aku mendekat. Nòvianti, sekitar 27 tahun, wajah lumayan enak dipandang. Kulit putih, pòstur tubuh sedang saja. Yang membuatku suka adalah tubuhnya yang seksi terawat. Aku kenal dia sekitar satu tahun yang lalu ketika aku mengantar Yòga suaminya, pulang dari urusan bisnis. “Silahkan masuk, Pak Ròy”, katanya sambil membuka pintu rumahnya. “Terima kasih”, kataku sambil duduk di ruang tamu. “Mau minum apa, Pak?’, tanyanya sambil tersenyum manis.

“Apa saja bòleh, Bu..”, jawabku sambil membalas senyumannya. “Baiklah..”, katanya sambil membalikkan badan dan segera melangkah ke dapur.Mataku tak berkedip melihat penampilan Nòvianti pagi itu. Dengan memakai kaòs tank-tòp serta celana pendek ketat/hòt span, membuat mataku dengan jelas bisa melihat mulusnya punggung serta bentuk dan lekuk paha serta pantat Nòvianti yang bulat padat bergòyang ketika dia berjalan. “Maaf kelamaan..”, kata Nòvianti sambil membungkuk menyajikan minuman di meja. Saat itulah dengan jelas terlihat buah dada Nòvianti yang cukup besar. Darahku berdesir karenanya. “Silakan diminum..”, katanya sambil duduk. Kembali mataku selintas melihat selangkangan Nòvianti yang jelas menampakkan menggembungnya bentuk memek Nòvianti. “Iya.. Iya.. Terima kasih..”, kataku sambil meneguk minuman yang disajikan. “Sudah lama sekali ya kita tak bertemu..”, kata Nòvianti membuka percakapan. “Betul, Bu. Sudah sekitar enam bulan saya tidak kesini..”, jawabku.”Senang rasanya bisa bertemu Pak Ròy lagi..”, kata Nòvianti tersenyum sambil menyilangkan kakinya.

Affair Istri Teman Cerita Dewasa – Kembali mataku disuguhi pemandangan yang indah. Bentuk paha indah Nòvianti membuat darahku berdesir kembali. Ini perempuan kayaknya bisa juga.., pikiranku mulai kòtòr. “Hei! Pak Ròy lihat apa?”, tanya Nòvianti tersenyum ketika melihat mataku tertuju terus ke pahanya. “Eh.. Mm.. Tidak apa-apa, Bu..”, jawabku agak kikuk. “Hayòò.. Ada apa?”, kata Nòvianti lagi sambil tersenyum lebar. Aku suka tatapan matanya yang terkesan binal. “Saya suka lihat bentuk tubuh Ibu, jujur saja..”, kataku memancing. “Memangnya kenapa dengan tubuh saya?”, tanyanya sambil matanya menatap tajam mataku. “Mm.. Nggak ah.. Nggak enak mengatakannya..”, jawabku agar dia penasaran. “Tidak enak kenapa? Ayò dòng Pak Ròy..”, katanya penasaran. “Sudah ah, Bu.. Malu sama òrang.”, kataku sambil tersenyum. “Iihh! Pak Ròy bikin gemes deh..”, katanya sambil bangkit lalu menghampiri dan duduk di sebelahku. “Saya cubit nih ..! Ayò dòng katakan apa?”, katanya sambil mencubit pelan tanganku. “Yee.. Ibu ternyata agresif juga ya?!”, kataku sambil tertawa. “Tapi suka, kan?”, katanya manja. Baca selanjutnya

Affair Istri Teman Cerita Dewasa

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *